Pagi yang cerah menyambut naungan tidurku
Sesosok anggun berjalan
Memberikan senyuman manis menenangkan hati
Menyiapkan bekalku menuju titian belajarku
Menyiapkan baju- baju yang aku kenakan
Merapikan helai bajuku yang keluar
Begitu besarnya perhatiannya
Begitu besarnya pengorbanannya
Ibu maafkan aku
Yang kadang tiada terbesit dalam benakku
Karena seringnya ku memikirkan diriku sendiri
Yang kadang tiada membantumu sedikitpun
Karena begitu aku memikirkan kesibukanku
Yang kadang aku berkata kasar padamu
Karena aku merasa bosan dengan keadaanku saat itu
Yang kadang aku hanya begitu saja meninggalkanmu
Karena aku hanya ingin sekedar bercanda tawa dengan
teman-temanku
Kadang aku jarang berbicara denganmu
Karena aku sibuk barbicang dengan sorang kekasih
Kadang aku jarang untuk memandangmu
Karena aku sibuk dengan penglihatanku
Kadang aku merasa dirimu tak berarti
Karena saat itu aku menyimpan rasa marah terhadapmu
Kadang aku sedetikpun jarang bersandar di pangkuanmu
Karena aku menikmati dengan kekasih cintai
Namun Ibu saat ini aku sadar betapa ibu begitu berartinya
bagiku
Ibu kau sangatlah berharga dalam hidupku
Kau sangat penting dalam perjalananku menuju yang terbaik
Ibu aku sadar
Betapa aku selalu memikirkanmu
Karena pengorbananmu yang begitu besarnya
Betapa ku ingin selalu membantumu
Karena aku tahu kau telah lelah
Betapa ku ingin selalu ingin berkata penuh kasih padamu
Karena ku tau kau akan terenyuh melihat sikapku
Betapa ku ingin selalu bersamamu
Karena ku tau kau selalu berteman sepi
Betapa ku ingin mencurahkan seluruh isi hatiku padamu dan
hanya padamu
Karena ku tau kau tempat terbaik untuk isi hatiku
Betapa ku ingin selalu memandangmu dengan penuh ketulusan
Karena ku tau betapa anggunnya cinta kasihmu padaku
Betapa ku tau dirimu sangat berarti
Karena ku tau kau telah berkorban banyak tukku
Betapa ku ingin bersandar sekian lama di pangkuanmu
Karena ku tau kau adalah tempat terbaik yang memberiku
kehangatan
Ibu kau adalah inspirasiku
Kau adalah cita dan harapanku
Kau adalah tautanku
Kau adalah tempat ku bersandar terakhir
Kau sungguh segala galanya bagiku
Ibu maafkan aku yang telah banyak mengukir dosa-dosa yang
tak pantas padamu
Maafkan aku yang telah berlaku yang tak seperti kau harapkan
Ibu maafkan aku yang kini kian dewasa menyibukkan diri dan
bukan untukmu
Maafkan aku yang membuatmu terbedan dengan segalanya
Hingga kadang ibu menutup mata sayumu
Menitikkan air mata kepedihan
Yang kian menjadi darah
Hingga kadang Ibu jarang tersenyum
karena ulahku yang tak
seperti ibu inginkan
Tapi aku yakin kau akan selalu mendoakanku
di tiap detik, di
tiap senyummu
di tiap nafasmu berhembus, di tiap langkahmu berjalan menuju
kehidupan
Aku yakin ibu doamu hanya untukku, hanya untuk
kerberhasilanku,
hanya untuk membanggakan ibu dan semua orang
hanya untuk agar aku berguna bagi setiap insan di dunia ini
Ibu… aku akan selalu mengingatmu ibu
sampai jasadku esok kan
terkubur dalam tanah
Ibu aku tau doaku ini hanya berarti kecil untukmu
Hanya doaku, agar kau tetap menemaniku
hingga ku bersanding
denganmu bersatu dengan tanah
Agar kau sabar menahan perilaku seperti ini
Agar kau tetap kuat untuk menyayangiku setulus cintamu
Ibu tak dapat ku pungkiri adanya
KAU ADALAH WANITA TERBAIK DALAM HIDUPKU
IBU AKU SAYANG IBU DAN AKU AKAN SELALU MENGINGATMU

0 komentar:
Posting Komentar